Nama : SAERA UTARI
NBI :
461304270
Kelas :
E6
Dosen : Mr Agus & Mr Anton Breva
Praktikum: Dasar Komputer dan
Internet
|
||
Tugas
Praktikum Modul 1
|
ACC
DOSEN
|
ACC
ASLAB
|
1. Kenali
dan pahami perangkat keras (hardware) yang ada dan identifikasi bagian-bagian
perangkat keras tersebut?
Hardware atau Perangkat Keras adalah komponen pada
komputer yang dapat terlihat dan disentuh secara fisik. Jadi, rupa secara fisik
dari komputer dapat kita sebut sebagai Hardware atau Perangkat Keras.
Berikut contoh dari Hardware :
-Motherboard (papan utama)
Motherboard/mainboard adalah komponen utama yang
membangun sebuah komputer. Berbentuk papan persegi dengan slot-slot untuk
memasukkan komponen-komponen lain. Fungsinya untuk menghubungkan seluruh
komponen PC. Perangkat keras komputer lain semuanya melekat langsung pada slot
motherboard atau setidaknya terhubung menggunakan kabel.
-Central Processing Unit (CPU)
Biasa juga kita kenal sebagai “processor” atau “ota
k” dari komputer. Fungsi dari CPU ini adalah memproses dan mengolah semua kalkulasi dan perintah-perintah yang membuat komputer dapat dioperasikan. Karena panas yang dihasilkannya, CPU selalu dilengkapi dengan kipas dan juga heat sink untuk mengurangi suhunya. Pada jenis-jenis CPU terbaru, sudah dilengkapi pula dengan Graphic Processing Unit (GPU) yang terintegrasi ke dalam CPU, sebagai pengolah data-data grafis.
k” dari komputer. Fungsi dari CPU ini adalah memproses dan mengolah semua kalkulasi dan perintah-perintah yang membuat komputer dapat dioperasikan. Karena panas yang dihasilkannya, CPU selalu dilengkapi dengan kipas dan juga heat sink untuk mengurangi suhunya. Pada jenis-jenis CPU terbaru, sudah dilengkapi pula dengan Graphic Processing Unit (GPU) yang terintegrasi ke dalam CPU, sebagai pengolah data-data grafis.
-Random Access Memory (RAM)
RAM berfungsi sebagai tempat transit data sementara untuk
operasi-operasi yang tengah dijalankan oleh CPU. RAM bersifat volatile, artinya
perangkat ini tidak meyimpan data secara permanen, hanya untuk operasi yang
dibutuhkan saja. Kapasitas RAM pada PC yang sering kita temukan cukup beragam ,
mulai dari 256 MB (MegaBytes) – 16 GB (GigaBytes)
-Video Graphic Array (VGA)
VGA card atau kartu grafis berfungsi sebagai penghubung
yang memungkinkan pengiriman data-data grafis antara PC dan perangkat display
seperti monitor atau proyektor. Sebagian besar komputer memiliki VGA yang
terpisah sebagai kartu ekspansi yang dipasang pada slot motherboard. Namun ada
juga komputer yang mempunyai VGA terintegrasi pada motherboard atau pada
CPU-nya.
-Hard Disk Drive(HDD)
Hard-disk berfungsi sebagai tempat penyimpanan data utama
dalam sebuah sistem komputer. Sistem Operasi , aplikasi, dan dokumen-dokumen
disimpan pada hard-disk ini. Pada PC terbaru, ada juga perangkat keras baru
yang bernama Solid State Drive (SSD). Fungsinya sama seperti hard-disk, namun
menawarkan kecepatan transfer data yang lebih cepat.
-Optical Disc Drive
Optical drive biasa juga dikenal dengan nama CD Drive,
DVD Drive atau ODD. Fungsi dari perangkat ini adalah untuk membaca dan juga
menyimpan data dari dan ke media cakram optik seperti CD , DVD, atau Blu-Ray
Disc.
-Power Supply Unit (PSU)
Power Supply berfungsi sebagai pengkonversi dan penyalur
energi listrik dari outlet sumber (misalnya listrik PLN) ke bentuk energi
listrik yang dapat digunakan untuk menjalankan komponen komputer yang berada di
dalam casing. Biasanya, PSU ini diletakkan di bagian belakang casing.
-Soundcard
Kartu suara (Sound Card) adalah suatu perangkat keras
komputer yang digunakan untuk mengeluarkan suara dan merekam suara. Pada
awalnya, Sound Card hanyalah sebagai pelengkap dari komputer.
-Lan Card/Network Card
Kartu jaringan (Inggris: network interface card disingkat
NIC atau juga network card) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan
dari komputer ke sebuah jaringan komputer.
-Monitor
Disebut juga screen atau display. Fungsi dari layar
monitor adalah untuk menampilkan video dan informasi grafis yang dihasilkan
dari komputer melalui alat yang disebut kartu grafis (VGA Card). Monitor ini
bentuk fisiknya hampir sama dengan televisi , hanya saja televisi biasanya
mampu menampilkan informasi grafis dengan ukuran resolusi yang lebih tinggi.
-Keyboard dan Mouse
Keyboard dan mouse berfungsi sebagai alat input untuk
memasukkan perintah teks, karakter, atau menggerakkan objek pada antarmuka
grafis untuk diproses oleh komputer. Ukuran dan bentuk dari kedua alat ini
cukup beragam, namun fungsinya sama saja.
2. Simulasikan
perakitan computer pada IT Essential Virtual Desktop. Kemudian rakit pada PC
yang sebenarnya?
LANGKAH I : PERSIAPAN
Persiapan yang baik akan memudahkan kita dalam merakit
komputer. Persiapan meliputi:
1. Merencanakan spesifikasi komputer yang akan kita
rakit.
Perencanaan disini diperlukan agar kita tahu seperti apa
komputer yang akan kita rakit serta biaya yang akan dikeluarkan. Misalnya kita
akan merakit komputer dengan spesifikasi menggunakan prossesor Hingh-end,
Midle-end atau Low-end.
2. Persiapan komponen dan perlengkapan
Setelah membuat perencanaan tentang komputer yang akan
kita rakit, maka selanjutnya adalah mempersiapkan komponen dan perlengkapan
yang diperlukan sesuai dengan perencanaan yang kita buat. Komponen dan
perlengkapan itu berupa hardware dan software serta komponen penunjang
lainnya.
3. Persiapan untuk keamanan (saffety)
Persiapan kemanan disini dimaksudkan sebagai langkah
pengamanan bagi kita yang merakit dan komputer yang kita rakit. Keamanan
diperlukan sebab merakit komputer tentu harus berhubungan dengan listrik yang
dapat membahayakan kita dan komponen yang kita rakit. adapun yang diperlukan dalam
pengamanan adalah:
gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada
casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor
atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang
terdapat pada komponen.
LANGKAH II. PERAKITAN
Langkah selanjutnya adalah masuk dalam perakitan
(assembly) komputer. Dalam merakit ini sangat diperlukan ketelitian dan
kesabaran agar komputer yang kita rakit dapat berfungsi dengan baik.
Tahapan yang dilakukan dalam proses perakitan meliputi:
1. Menyiapkan motherboard
Keluarkan motherboard yang sudah Anda beli dari
bungkusnya, lalu baca manual booknya dengan cermat untuk mengetahui posisi
pen-jumper-an pada motherboard. Adapun posisi jumper untuk pengaturan CPU
speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper
sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.
2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard
menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.
Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor
di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga
atau lekukan.
Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu
menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga
tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
Turunkan kembali tuas pengunci.
Jenis Slot
Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di
motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan
hingga tepat masuk ke lubang slot.
3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan
oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink. Untuk
mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian
atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak
pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan
maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.
4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket
terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis
modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan
pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori
sebagai berikut.Jenis SIMM/>
Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada
slot.
Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat
terhadap slot
Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada
slot akan otomatis mengunci modul.
Keping Memori
Cara Pasang Memori
5. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan
(standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan
logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada
tepi lubang.
Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai
dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala
dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada
setiap dudukan logam.
Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard
jika ada.
Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada
casing dan kunci dengan sekerup.
Pasang Motherboard pada Casing
6. Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila
power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing.
Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
HUbungkan konektor power dari power supply ke
motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan
sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang
terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan
dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel
daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
Memasang Power Supply
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah
selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor
pengontrol floppy di motherboard
Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan
secondary pada motherboard.
Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan
pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk
memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup
lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup
kembali.
Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka
card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada
motherboard.
Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan
casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada
ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang
tepat.
Kabel ON/OFF
Kabel Power Motherboard
Slot Kabel Panel
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW
atau DVD adalah sama sebagai berikut:
Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada
casing)
Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu
mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu
pasang sekerup penahan drive.
Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di
motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan
seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya
sebagai slave.
Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di
motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing
drive.
Memasang Kabel Drivedisk
9. Memasang Card Adapter (VGA)
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound,
network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan
diinstall sebelum card adapter lainnya.Cara memasang adapter:
Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen
atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot
ekspansi di motherboard
Pasang sekerup penahan card ke casing
Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
10. Penyelessaian Akhir
Pasang penutup casing dengan menggeser
sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
Pasang konektor monitor ke port video card.
Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke
port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker,
joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card
adapter untuk memastikan lokasi port.
Tahap Penyelesaian Akhir
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan
menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS
sebagai berikut:
Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi
hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor
kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi
kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang
dimaksud oleh kode beep.
Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan
proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk
di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup
BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk
dan boot sequence.
Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload
Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS.
Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive
pencarian.
LANGKAH IV: PENANGANAN MASALAH (TROUBLESHOOTING)
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer
dan penanganannya antara lain:
Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan
disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh
pemasangan card belum pas ke slot
LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan
kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.
3. Buatlah
laporan tertulis mengenai praktikum yang Anda saat ini dengan jelas
(kesimpulan)!
Kesimpulan dari praktikum sebelumnya adalah memahami
bagian - bagian hardware komputer seperti fungsi, kegunaannya dan memahami
bagai mana cara merakit komputer dengan benar dengan standart keamanan
Blog RSS Feed
Via E-mail
Twitter
Facebook


.jpg)













0 komentar:
Posting Komentar